Thursday, August 20, 2026
Austria Pertimbangkan Jeda Sebelum Operator Pasar Gelap Dapatkan Lisensi
Regulasi Pasar Gelap

Austria Pertimbangkan Jeda Sebelum Operator Pasar Gelap Dapatkan Lisensi

· 3 min read

Di sudut kota kecil di Austria, seorang pria merenung di dalam kafe sembari memeriksa telepon genggamnya. Dia mempertimbangkan untuk bermain judi daring tetapi sadar betul bahwa hukum Austria mengenai judi daring tengah mengalami perubahan besar. Pemerintah Austria saat ini sedang merampungkan pembahasan terkait peraturan baru di sektor perjudian digital. Tiga partai koalisi yang berkuasa, yaitu Partai Rakyat (ÖVP), Sosial Demokrat (SPÖ), dan NEOS, sedang memfinalisasi rincian peraturan baru yang akan mengakhiri monopoli lama dalam perjudian daring.

Perdebatan Mengenai Jeda untuk Operator Tak Berizin

Di tengah diskusi ini, muncul gagasan untuk memberikan jeda bagi operator gelap sebelum mereka bisa mendapatkan lisensi resmi. Inisiatif ini dipelopori oleh Kementerian Keuangan yang dipimpin SPÖ, yang menyarankan agar perusahaan yang melanggar aturan perjudian Austria dalam lima tahun terakhir harus menunggu antara 24 hingga 36 bulan sebelum masuk ke pasar legal. Kebijakan ini mungkin sangat memengaruhi operator berlisensi dari negara Eropa lainnya yang aktif di Austria.

“Operator gelap tidak akan menanggapi hal ini,” ungkap salah seorang sumber. “Mereka tidak akan berusaha mendapatkan lisensi.” Langkah ini dapat berdampak besar bagi operator yang berharap untuk terus beroperasi dengan lisensi lokal. Namun, terdapat perpecahan pandangan dalam SPÖ dan di antara negosiator mengenai perlunya periode jeda ini.

Argumen Pro-Kontra dari Berbagai Pihak

Perusahaan seperti Casinos Austria, yang memegang monopoli untuk kasino darat, mendukung pemberlakuan periode jeda. “Beroperasi ilegal satu hari dan mendapatkan lisensi keesokan harinya adalah hal yang tidak masuk akal,” jelas perwakilan perusahaan tersebut. Admiral, anak perusahaan Novomatic, juga menyetujui pentingnya fase transisi ini. “Operator permainan milik negara telah bertindak secara bertanggung jawab selama bertahun-tahun,” ujar Monika Racek, CEO Admiral Casinos & Entertainment.

Namun, Asosiasi Taruhan dan Permainan Austria (OWVG) berpandangan bahwa menunda pemberian lisensi kepada operator abu-abu berlawanan dengan tujuan pemerintah untuk memperkuat pasar yang diatur. “Masa jeda dapat menjadi penghancur reformasi,” kata presiden OWVG.

Masalah Klaim Pemain dan Batas Taruhan

Beberapa pengacara yang mewakili klaim pemain khawatir bahwa ini akan memperlambat penyelesaian kasus hukum yang melibatkan klaim pemain. Rancangan regulasi yang bocor di bulan Mei menyebutkan bahwa pembayaran klaim pemain dan kewajiban pajak harus diselesaikan oleh operator yang ingin masuk ke pasar. Tambahan, usulan untuk menetapkan batas taruhan maksimum €2 dan kemenangan maksimal €2.000 per permainan menjadi topik perbincangan.

Kesepakatan awal sudah tercapai, namun Partai Sosial Demokrat menegaskan pentingnya batasan tersebut demi melindungi pemain. Di tengah ketidakpastian, satu hal yang tampaknya semakin pasti adalah jadwal pelaksanaan. Pemerintah berencana menyelesaikan draft regulasi ini sebelum reses musim panas, dengan pemberitahuan ke Uni Eropa yang memakan waktu tiga bulan dan diharapkan undang-undang ini berlaku pada musim gugur mendatang.